Senin, 23 April 2012

BELAJAR MEMBUAT WEBSITE BAGIAN 3

Dalam tulisan cetak, dikenal tiga atau empat macam perataan yaitu rata kiri (align left), di tengah (center), rata kanan (align right) dan rata kiri dan kanan (justify). Tag Header dan Tag Paragraf dapat disisipi dengan atribut align untuk melakukan perataan ini.

Contoh atribut perataan dalam tag header:

Header level 1

Header level 2

Header level 3

Bila dilihat dalam browser, tampak seperti ini:

Header level 1

Header level 2

Header level 3

Contoh atribut perataan dalam tag paragraf:

paragraf rata kiri adalah default

paragraf di tengah

paragraf rata kanan

paragraf rata kiri dan kanan

Hasilnya seperti yang anda bayangkan:

paragraf rata kiri adalah default

paragraf di tengah

paragraf rata kanan

paragraf rata kiri dan kanan

Berpedoman dengan contoh di atas, cobalah membuat tulisan dengan model header dan paragraf sebagai berikut:

Untuk Apa Mempunyai Homepage?

Jika anda seorang pelajar atau mahasiswa, anda dapat membuat homepage untuk memperkenalkan sekolah atau universitas anda. Apa kegiatannya, program kerjanya di masa datang, organisasi-organisasi yang terdapat di dalamnya, dan lain sebagainya.

Jika anda seorang ilmuwan, peneliti atau saintis, homepage anda bisa diisi dengan publikasi karya ilmiah anda, tesis, proposal-proposal iptek, rencana penelitian, masalah yang dihadapi dalam penelitian, jadwal seminar, dan lain sebagainya. Selain itu, anda juga bisa membuat polling online untuk keperluan riset atau untuk mendukung teori-teori anda.

Jika anda seorang pengusaha, anda dapat mengisi homepage anda dengan barang-barang produksi atau perdagangan anda, tipe dan jenisnya, dukungan purna jualnya, pemasarannya, profil perusahaan, jumlah karyawan, lowongan pekerjaan, grafik kemajuan perusahaan, dan sebagainya.

INDENTASI

Disamping mengatur perataan, kita pun bisa mengatur posisi baris-baris paragraf dari margin (tepi halaman). Ada tiga macam bentuk indentasi paragraf. Pertama, baris pertamanya saja yang agak masuk ke dalam. Untuk membuat paragraf semacam ini kita menggunakan tag

. Contoh:

Paragraf atau alinea ialah sekumpulan kalimat yang mengandung satu pokok pikiran. Antara satu paragraf dengan paragraf lainnya biasanya dipisahkan oleh baris kosong. Namun biasa pula paragraf itu ditandai dengan posisi baris pertamanya yang agak masuk ke dalam.

Beginilah hasilnya bila dibuka dalam browser:

Paragraf atau alinea ialah sekumpulan kalimat yang mengandung satu pokok pikiran. Antara satu paragraf dengan paragraf lainnya biasanya dipisahkan oleh baris kosong. Namun biasa pula paragraf itu ditandai dengan posisi baris pertamanya yang agak masuk ke dalam.

Kedua, membuat paragraf yang semua barisnya agak masuk ke dalam. Untuk membuat paragraf semacam ini kita menggunakan tag

yang mengapit paragraf-paragraf yang hendak kita jadikan masuk ke dalam.

Ini adalah paragraf normal

Ini paragraf yang agak masuk ke dalam.

Ini juga contoh paragraf yang agak masuk ke dalam. Dengan kalimat yang agak panjang, kita lihat bahwa semua baris dalam paragraf ini letaknya agak masuk ke dalam. Sama rata sama jauhnya.

Nah, paragraf ini kembali normal, karena tag blockquote sudah berlalu alias sudah ditutup di atas. Ngerti, kan?

Beginilah tampilannya dalam browser:

Ini adalah paragraf normal

Ini paragraf yang agak masuk ke dalam.

Ini juga contoh paragraf yang agak masuk ke dalam. Dengan kalimat yang agak panjang, kita lihat bahwa semua baris dalam paragraf ini letaknya agak masuk ke dalam. Sama rata sama jauhnya.

Nah, paragraf ini kembali normal, karena tag blockquote sudah berlalu alias sudah ditutup di atas. Ngerti, kan?

Ketiga, membuat paragraf dalam susunan daftar definisi (definition list). Daftar definisi ialah susunan paragraf yang berselang-seling antara paragraf normal yang merupakan kalimat yang hendak dijelaskan dengan paragraf yang agak masuk ke dalam yang merupakan penjelasan atau definisi dari kalimat di atasnya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini contoh daftar definisi:

Daftar Istilah Penting:

Internet
Singkatan dari interconnection network atau hubungan antar jaringan. Internet ialah jaringan komputer global dan merupakan jaringan komputer yang terbesar di dunia karena mampu menghubungkan seluruh komputer yang ada di dunia.
HTTP
Singkatan dari Hypertext Transfer Protocol adalah salah satu protokol bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi antar server komputer dalam internet. Protokol bahasa yang lain dalam internet misalnya: Telnet, News, Gropher, FTP.
Karena cuma demo, cukup dua definisi sajalah.

Untuk membuat daftar definisi semacam di atas digunakan tiga macam tag yaitu

yang menandai dimulai atau diakhirinya daftar definisi,
yang menandai paragraf normal (yang dijelaskan) dan
yang menandai paragraf yang agak masuk ke dalam (yang menjelaskan paragraf di atasnya).

Untuk contoh di atas beginilah kode sumbernya:

Daftar Istilah Penting:

Internet

Singkatan dari interconnection network atau hubungan antar jaringan. Internet ialah jaringan komputer global dan merupakan jaringan komputer yang terbesar di dunia karena mampu menghubungkan seluruh komputer yang ada di dunia.

HTTP

Singkatan dari Hypertext Transfer Protocol adalah salah satu protokol bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi antar server komputer dalam internet. Protokol bahasa yang lain dalam internet misalnya: Telnet, News, Gropher, FTP.

Karena cuma demo, cukup dua definisi sajalah. Nah, paragraf ini kembali normal.

Sekarang, cobalah berlatih membuat daftar definisi sendiri!

DAFTAR ITEM (BULLET AND NUMBERING)

Ada dua macam daftar item yaitu daftar item tak berurut (bullet) dan daftar item berurut (numbering).

Contoh daftar item tak berurut (bullet):

  • item pertama
  • item kedua
  • item ketiga

Contoh daftar item berurut (numbering):

  1. item pertama
  2. item kedua
  3. item ketiga

Untuk membuat daftar item tak berurut kita gunakan tag

    sedang untuk membuat daftar item berurut digunakan tag
      . Adapun setiap item ditandai dengan tag
    1. .

      Beginilah kode sumber untuk daftar item tak berurut di atas:


      • item pertama

      • item kedua

      • item ketiga

      Dan beginilah kode sumber untuk daftar item berurut di atas:


      1. item pertama

      2. item kedua

      3. item ketiga

      Kita pun dapat membuat daftar item bertingkat atau daftar item di dalam daftar item. Contohnya sebagai berikut:

      • item pertama
      • item kedua
        • sub item pertama
        • sub item kedua
          • sub sub item pertama
          • sub sub item kedua
          • sub sub item ketiga
        • sub item ketiga
      • item ketiga

      Untuk membuat daftar item bertingkat seperti di atas tidak ada penambahan tag atau atribut apa-apa. Yang dilakukan hanyalah menempatkan tag-tag daftar item tingkat bawah di dalam daftar item tingkat di atasnya. Untuk jelasnya beginilah source kodenya:


      • item pertama
      • item kedua


        • sub item pertama

        • sub item kedua


          • sub sub item pertama

          • sub sub item kedua

          • sub sub item ketiga


        • sub item ketiga


      • item ketiga

      Penulisan kode-kode HTML di atas sengaja kita beri spasi agak ke dalam, agar lebih mudah dibaca dan dimengerti mana yang level pertama, kedua dan seterusnya. Sebenarnya, tanpa pemberian spasi, hasilnya dalam browser tetap akan menggunakan spasi agak ke dalam untuk level-level di bawahnya.

      Cara yang sama dilakukan untuk membuat daftar item berurut bertingkat. Kita tinggal mengganti tag

        dengan tag
          maka hasilnya akan seperti ini:

          1. item pertama
          2. item kedua
            1. sub item pertama
            2. sub item kedua
              1. sub sub item pertama
              2. sub sub item kedua
              3. sub sub item ketiga
            3. sub item ketiga
          3. item ketiga

          Dari contoh daftar item tak berurut yang bertingkat di atas, kita lihat bahwa secara default, browser akan menampilkan gambar (bullet) bulatan hitam untuk item-item level pertama, lingkaran untuk untuk item-item level kedua, dan kotak hitam untuk item-item level ketiga. Sebenarnya kita pun bisa memilih sendiri bullet jenis apa yang kita ingin gunakan dengan menambah atribut TYPE dalam tag

            . Rumusnya:
              . Dimana nama bullet ada tiga macam: "disc" untuk bulatan hitam, "circle" untuk lingkaran, dan "square" untuk kotam hitam. Jadi bila kita ingin membuat daftar item semacam ini:

              • item pertama
              • item kedua
              • item ketiga

              Maka kita menuliskan kode-kode HTML sebagai berikut:


              • item pertama

              • item kedua

              • item ketiga

              Untuk daftar item berurut (numbering), jenis angkanya pun dapat diganti dengan menggunakan atribut yang sama. Jadi rumusnya:

                . Sedangkan jenis angkanya diisi dengan angka 1, A, a, I, atau i tergantung selera kita. Contoh:


                1. item pertama

                2. item kedua


                  1. sub item pertama

                  2. sub item kedua


                    1. sub sub item pertama

                    2. sub sub item kedua

                    3. sub sub item ketiga


                  3. sub item ketiga


                3. item ketiga

                Akan menghasilkan daftar item sebagai berikut:

                1. item pertama
                2. item kedua
                  1. sub item pertama
                  2. sub item kedua
                    1. sub sub item pertama
                    2. sub sub item kedua
                    3. sub sub item ketiga
                  3. sub item ketiga
                3. item ketiga

BELAJAR MEMBUAT WEBSITE BAGIAN 2

HEADER ATAU KEPALA TULISAN

Header adalah huruf-huruf berukuran khusus yang digunakan untuk menuliskan judul bab atau sub bab. Ada enam tingkatan header mulai dari H1 hingga H6. H1 adalah header yang paling besar dan H6 adalah header yang paling kecil. Coba tulis dalam Notepad anda sebagai berikut:


Header level 1


Header level 2


Header level 3


Header level 4


Header level 5

Header level 6

Simpanlah dalam format file HTML kemudian buka dalam browser. Hasilnya akan tampak sebagai berikut:

Header level 1

Header level 2

Header level 3

Header level 4

Header level 5
Header level 6

BARIS DAN PARAGRAF

Sekarang kita akan mempelajari bagaimana cara membuat baris dan paragraf. Biasanya, untuk membuat baris baru, kita lakukan dengan menekan tombol Enter. Bagaimana dengan dokumen HTML? Cobalah membuat tulisan berikut pada Notepad:


Baris pertama
Baris kedua
Baris ketiga

Simpanlah sebagai file HTML kemudian bukalah dalam browser. Bagaimana hasilnya? Ternyata hasilnya hanya seperti ini:

Baris pertama Baris kedua Baris ketiga.

Kesimpulannya, penekanan tombol Enter tidak menghasilkan baris dalam tampilan browser. Demikianlah sifat penulisan dokumen HTML. Lantas, bagaimana caranya membuat baris? Gunakanlah tag
. Tag ini tidak mempunyai tag penutup. Bukalah source kode file HTML tadi lalu edit seperti berikut:

Baris pertama


Baris kedua


Baris ketiga

Simpan kemudian lihat hasilnya dengan me-refresh pada browser. Hasilnya kurang lebih akan seperti ini:

Baris pertama

Baris kedua

Baris ketiga

Membuat baris kalimat, gampang kan ? Tag
tersebut dapat pula digunakan untuk membuat baris kosong, artinya baris yang tidak mempunyai kalimat apa-apa. Editlah sekali lagi source code latih4.htm menjadi seperti ini:

Baris pertama

Baris kedua kosong, dan ini baris ketiga


Baris keempat dan kelima kosong, dan ini baris keenam

Simpan lalu refresh sekali lagi maka hasilnya akan seperti ini:

Baris pertama

Baris kedua kosong, dan ini baris ketiga

Baris keempat dan kelima kosong, dan ini baris keenam

Di sini kita lihat bahwa tag
yang ditulis dua kali akan menghasilkan dua baris, demikian seterusnya. Setelah pandai membuat baris, sekarang kita akan belajar membuat paragraf. Perhatikanlah contoh tulisan di bawah ini:

Paragraf pertama

Paragraf kedua

Paragraf ketiga

Bila dilihat dalam browser, hasilnya akan seperti ini:

Paragraf pertama

Paragraf kedua

Paragraf ketiga

Dengan berpatokan pada contoh penggunaan tag

di atas, cobalah buat file HTML dengan menggunakan Notepad sehingga menghasilkan dokumen HTML yang akan tampak di browser seperti ini:

World Wide Web (WWW) merupakan sebuah sistem dimana informasi (teks, gambar, suara, dan lain-lain) dipresentasikan dalam bentuk hypertext dan dapat diakses oleh sebuah peraga WWW (yang sering disebut sebagai browser).

Informasi di WWW pada umumnya ditulis dalam bentuk HTML (Hypertext Markup Language). Selain itu, informasi lain dapat berupa gambar (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).

Bila anda masih mengingat pelajaran-pelajaran terdahulu, maka tanpa kesulitan yang berarti anda akan bisa membuat source code untuk menghasilkan tulisan-tulisan di atas. Kode sumbernya kira-kira sebagai berikut:

World Wide Web (WWW) merupakan sebuah sistem dimana informasi (teks, gambar, suara, dan lain-lain) dipresentasikan dalam bentuk hypertext dan dapat diakses oleh sebuah peraga WWW (yang sering disebut sebagai browser).

Informasi di WWW pada umumnya ditulis dalam bentuk HTML (Hypertext Markup Language). Selain itu, informasi lain dapat berupa: gambar (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).

Simpanlah file di atas kemudian buka dalam browser.

NOTASI KHUSUS

Kita telah mengetahui bahwa browser tidak mengenal pembuatan baris dengan tombol Enter. Disamping itu, browser juga tidak mengenal pembuatan spasi lebih dari satu spasi dengan menekan tombol Spasi ataupun tombol Tab. Nah, bagaimana caranya membuat lebih dari satu spasi dalam dokumen HTML? Pembuatan spasi dalam kode-kode HTML diganti tulisan seperti yang bisa kita lihat pada contoh berikut ini:

kata-kata ini diantarai satu spasi sedangkan
kata-kata ini diantarai lima spasi

Bila dilihat dalam browser hasilnya akan seperti ini:

Kata-kata ini diantarai satu spasi sedangkan

kata-kata ini diantarai lima spasi

Disamping notasi untuk pembuatan spasi ( ) ada lagi sejumlah notasi khusus untuk penulisan karakter-karakter tertentu. Karakter-karakter ini harus dituliskan dengan notasi khusus mengingat karakter-karakter ini dipakai juga sebagai kode-kode tag atau karena memang tidak dijumpai dalam karakter teks ASCII. Berikut beberapa diantaranya:

Karakter Keterangan Notasi
< kurung runcing buka <
> kurung runcing tutup >
& dan &
" tanda petik ganda "
+ tanda plus minus ±
© hak cipta atau copyright ©
® terdaftar atau registered ®

Misalnya kita akan membuat tulisan seperti ini:

Tip & Trik ini disajikan untuk para "pemula". Banyaknya ± 75 artikel. Dan setiap artikel terdaftar® dalam direktorat hak cipta©.

Beginilah cara penulisannya dengan bahasa HTML:

Tip & Trik ini disajikan untuk para "pemula". Banyaknya ± 75 artikel. Dan setiap artikel terdaftar® dalam direktorat hak cipta©.
<harap maklum>.

MENAMPILKAN APA ADANYA

Meskipun browser tidak mengenali spasi lebih dari sekali , tabulasi dan pembuatan baris dengan enter, namun dengan menggunakan tag

 maka browser akan menampilkan teks apa adanya, maksudnya spasi dianggap spasi, tabulasi dianggap tabulasi dan enter dianggap enter. Bahkan font-nya pun muncul sesuai aslinya. Begini contohnya:

Pantun Petuah

Berakit-rakit ke hulu

Bersenang-senang kemudian

Bersakit-sakit dahulu

Bersenang-senang kemudian

Simpanlah file di atas sebagai file HTML kemudian tampilkan dalam browser, hasilnya akan seperti ini:

Pantun Petuah  Berakit-rakit     ke hulu Bersenang-senang kemudian       Bersakit-sakit     dahulu      Bersenang-senang kemudian

Tag

 ini sangat diperlukan bila kita ingin menampilkan dalam halaman web sekumpulan karakter ASCII dalam susunan tertentu seperti contoh berikut ini:

    ___________________    |,-----.,-----.,---.\    ||     ||     ||    \\    |`-----'|-----||-----\`----.    [       |    -||-   _|    (|    [  ,--. |_____||___/.--.   |    =-(( `))-----------(( `))-==       `--'             `--'
Anda tertarik dengan gambar di atas? Itu dinamakan ASCII Art.

BELAJAR MEMBUAT WEBSITE BAGIAN 1

BELAJAR MEMBUAT WEBSITE

Seiring dengan pertambahan jumlah netter (pengguna internet) di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, makin banyak pula orang yang ingin mempunyai homepage atau website sendiri. Hal ini wajar mengingat manfaat yang bisa kita dapatkan dengan mempunyai website sendiri. Memiliki alamat email, sekarang ini bukan lagi sesuatu yang istimewa. Tapi memiliki website sendiri mungkin bagi kebanyakan orang masih merupakan sesuatu yang diidam-idamkan. Untuk itulah kami mencoba menyusun tutorial praktis ini agar dapat dipelajari dan dipraktikkan oleh para netter yang berkeinginan menjadi webmaster (pengelola website). Mudah-mudahan dengan kemampuan membuat website, kita dapat ikut serta menyebarluaskan ilmu dan informasi yang bermanfaat bagi seluruh ummat manusia, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Bagaimana caranya bisa menampilkan website sendiri di internet? Ada beberapa tahapan dan langkah yang harus kita lalui untuk membuat sebuah website yang benar-benar eksis di internet. Artinya website yang dari segi perwajahan tidak "menyedihkan", dari segi isi tidak "asal-asalan" dan dari segi pengunjung cukup "dilirik". Untuk membuat website pertama-tama kita harus belajar bahasa HTML yaitu sebuah "bahasa program" yang memungkinkan kita membuat halaman web yang bisa ditampilkan dalam browser (Internet Explorer, Netscape, Opera, dll). Setelah kita menguasai dasar-dasar HTML, barulah kita mencoba membuat rencana dan rancangan dari desain dan isi website yang hendak kita buat. Kemudian rancangan itu kita tuangkan dalam bentuk halaman-halaman web yang terpadu. Setelah selesai atau "mengarah ke selesai", kita harus mendaftarkannya ke web hosting agar website kita "terpasang" dan dapat diakses di internet. Akhirnya, yang juga tidak kalah penting adalah bagaimana mempromosikan website tersebut agar dikenal dan dikunjungi oleh para netter.

Nah, kini kita mulai dari langkah awal yaitu belajar bahasa HTML.

BELAJAR HTML

Dewasa ini, hampir semua dokumen web dibuat dengan bahasa HTML (Hypertext Mark-up Language). Meskipun anda bisa saja membuat web page (halaman web) tanpa mengerti sedikitpun HTML, yakni dengan menggunakan editor HTML berjenis WYSIWYG seperti Microsoft FrontPage, Adobe PageMill atau Netscape Composer, namun sangat disarankan bahkan nyaris diharuskan, agar anda mengerti bahasa HTML. Terutama agar anda bisa memanfaatkan secara optimal berbagai fasilitas browser dan mengingat sejumlah kelemahan yang terdapat pada editor WYSIWYG seperti di atas. Untuk itu langkah pertama bagi Anda yang bercita-cita memiliki website sendiri adalah belajar HTML.

HTML (Hypertext Markup Language) adalah bahasa program yang digunakan untuk menulis format dokumen yang dapat digunakan dalam Web. Dengan HTML, teks ASCII (file *.txt) dapat dipoles (di-mark-up) dengan kode-kode tertentu yang disebut tag untuk menjadi dokumen HTML (file *.htm atau *.html). Oleh karena itu, untuk membuat dokumen HTML, anda bisa menggunakan semua program teks editor biasa, mulai dari Notepad hingga MS Word. Untuk mudahnya, kita gunakan program Notepad. Bukalah program Notepad. Bila anda belum tahu caranya, klik Start > Programs > Accessories lalu Notepad. Sekarang ikutilah dengan seksama latihan-latihan berikut satu demi satu.

PENGENALAN KODE HTML

Dalam program Notepad anda, tulislah seperti ini:

Masing-masing baris di atas disebut tag. Tag adalah kode yang digunakan untuk me-mark-up (memoles) teks ASCII menjadi file HTML. Setiap tag diapit dengan tanda kurung runcing. Ada tag pembuka yaitu dan ada tag penutup yaitu yang ditandai dengan tanda slash (garis miring) di depan awal tulisannya. Tag di atas memberikan faidah bahwa yang akan ditulis diantara kedua tag tersebut adalah isi dari dokumen HTML. Perlu anda ketahui bahwa tag-tag html dapat ditulis dengan huruf besar ataupun huruf kecil. Artinya, penulisan atau atau sama saja hasilnya. Namun perlu selalu diingat bahwa penulisan tag yang salah meskipun hanya satu karakter akan berpengaruh terhadap dokumen HTML anda, bahkan bisa berakibat dokumen HTML anda tidak bisa ditampilkan dalam browser.

Sekarang kita akan beralih pada tag selanjutnya. Tambahkanlah tag seperti berikut:

Isi dari dokumen HTML yang sesungguhnya adalah yang ditulis diantara tag . Coba tuliskan:

Tulisan ini akan tampak dalam browser.

Sekarang simpanlah file ini dengan meng-klik menu File lalu Save As. Pada kotak dialog yang muncul, terlebih dahulu klik anak panah kecil di ujung kanan kotak Save as type kemudian pilih All Files (*.*). Setelah itu, isilah kotak File name dengan nama file yang anda inginkan misalnya: latih1.htm. Jangan lupa penambahan ekstensi .htm di belakang nama file! Akhirnya, klik tombol Save maka file akan tersimpan sebagai dokumen web. Kini, tutuplah program Notepad anda. Sekarang bukalah lagi program browser (Internet Explorer) selain jendela browser yang anda baca ini. Klik menu File lalu Open. Pada kotak dialog yang muncul, klik tombol Browse. Cari dan pilih file latih1.htm lalu klik Open. Nah, lihatlah hasil karya anda yang pertama!

Tulisan ini akan tampak dalam browser

Apakah tag BODY fungsinya sekedar penanda tubuh atau isi dari dokumen web? Tidak, dalam tag BODY ini bisa kita sisipkan bermacam-macam atribut yang akan berpengaruh terhadap format atau tampilan halaman web secara keseluruhan. Pada kesempatan ini kita mengambil contoh bagaimana mengubah warna latar belakang dan warna tulisan dari halaman web dengan penambahan atribut ke dalam tag BODY.

Sekarang lihatlah kembali browser anda yang sedang menampilkan file latih1 tadi. Klik menu View lalu Source. Dengan instruksi ini akan muncullah program Notepad yang di dalamnya tampak source code atau kode-kode HTML yang tadi anda buat. Misalnya kita akan menjadikan halaman web latih1 ini menjadi berwarna latar belakang kuning dengan tulisan berwarna merah. Untuk itu, kita perlu menambahkan atribut BGCOLOR dan TEXT ke dalam tag body sebagai berikut:

Tulisan ini akan tampak dalam browser.

Simpanlah kembali file ini (klik File lalu Save). Untuk melihat bagaimana hasilnya, pergilah lagi ke program browser yang menampilkan halaman web latih1 tadi. Klik menu View lalu Refresh atau klik tombol Refresh pada toolbar atau bisa juga dengan menekan tombol F5 pada keyboard. Dengan demikian, browser akan memanggil ulang file latih1 yang kini sudah mengalami perubahan. Maka akan tampaklah hasilnya:

Tulisan ini akan tampak dalam browser

Perlu diketahui bahwa penentuan warna pada HTML bisa dengan nama warna (dalam bahasa Inggris) dan bisa pula dengan kode warna. Kode warna ditulis dalam format heksa #rrggbb. Berikut ini adalah 16 nama warna beserta kodenya dalam format heksa (harap diingat bahwa tulisan 0 adalah angka nol, bukan huruf O).

black #000000 blue #0000FF olive #808000
white #FFFFFF fuchsia #FF00FF green #008000
red #FF0000 gray #808080 teal #008080
yellow #FFFF00 silver #C0C0C0 navy #000080
lime #00FF00 maroon #800000 purple #800080
aqua #00FFFF



Dengan demikian, kode HTML untuk contoh di atas bisa ditulis sebagai berikut:

Tulisan ini akan tampak dalam browser.

Dengan menggunakan kode warna heksa, variasi warna yang dibuat bisa lebih banyak. Klik di sini untuk melihat daftar kode warna yang lainnya!

Demikianlah sekilas fungsi tag BODY. Sekarang bukalah kembali source code alias kode-kode HTML. Masih ingat, kan caranya? (Klik menu View lalu Source). Tambahkanlah tag-tag berikut ini:

Tulisan ini akan tampak dalam browser.

Di sini terlihat bahwa kita menambah tag dan tag . Tag HEAD berfungsi untuk mengapit berbagai macam fungsi dan informasi yang berkenan dengan halaman web yang bersangkutan. Pada latihan kali ini, kita memasukkan tag TITLE diantara tag HEAD. Sesuai namanya, tag TITLE ini berfungsi untuk mengapit kalimat yang menjadi judul dari halaman web tersebut. Sekarang mari kita tuliskan judul halaman web ini:</p> <table bgcolor="#ffffff" border="0" width="100%"> <tbody> <tr> <td width="100%"> <p style="MARGIN-BOTTOM: 0px; MARGIN-TOP: 0px"><font color="#000000" face="Courier New" size="2"><HTML></font></p> <p style="MARGIN-BOTTOM: 0px; MARGIN-TOP: 0px"><font color="#000000" face="Courier New" size="2"><HEAD></font></p> <p style="MARGIN-BOTTOM: 0px; MARGIN-TOP: 0px"><font color="#000000" face="Courier New" size="2"><TITLE>Karya Pertamaku

Tulisan ini akan tampak dalam browser.

Simpan lagi file ini dengan meng-klik File lalu Save. Sekarang kita akan melihat bagaimana perubahannya dalam browser. Lakukan lagi Refresh seperti di atas. Maka anda akan melihat di baris teratas (yang dinamakan Title Bar) dari program browser akan menampilkan judul atau titel dari halaman web anda yaitu: Karya Pertamaku. Alhamdulillah, selesailah latihan pertama kita.

MENGUTAK-ATIK HURUF

Dalam latihan kedua ini, kita akan mempelajari beberapa tag yang relatif mudah diingat. Tag-tag ini berfungsi untuk mengubah tipe huruf yaitu menebalkan (bold), membuat tulisan miring (italic) atau memberi garis bawah (underline). Buka lagi program Notepad kemudian tuliskan seperti berikut ini:

Tipe-tipe Teks</TILE></font></p> <p style="MARGIN-BOTTOM: 0px; MARGIN-TOP: 0px"><font color="#000000" face="Courier New" size="2"></HEAD></font></p> <p style="MARGIN-BOTTOM: 0px; MARGIN-TOP: 0px"><font color="#000000" face="Courier New" size="2"><BODY></font></p> <p style="MARGIN-BOTTOM: 0px; MARGIN-TOP: 0px"><font color="#000000" face="Courier New" size="2">Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan tebal, tulisan miring dan tulisan bergaris bawah. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan tebal dan miring, tulisan tebal dan bergaris bawah atau tulisan miring dan bergaris bawah. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan tebal, miring dan bergaris bawah.</font></p> <p style="MARGIN-BOTTOM: 0px; MARGIN-TOP: 0px"><font color="#000000" face="Courier New" size="2"></BODY></font></p> <p style="MARGIN-BOTTOM: 0px; MARGIN-TOP: 0px"><font color="#000000" face="Courier New" size="2"></HTML></font></p></td></tr></tbody></table> <p>Simpanlah file tersebut. Jangan lupa mengikuti langkah-langkah cara menyimpan file HTML yang sudah kita pelajari dalam latihan pertama dahulu. Setelah file tersimpan, bukalah file tersebut dengan program Internet Explorer. Perhatikanlah bahwa semua tulisan dalam dokumen tersebut masih seragam. Kini, kita akan melakukan sedikit perubahan pada beberapa kata dan kalimat yang ada di situ sehingga menjadi seperti ini:</p> <table style="COLOR: #000000; FONT-FAMILY: Times New Roman; FONT-SIZE: 12pt" bgcolor="#ffffff" border="0" width="100%"> <tbody> <tr> <td>Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan <b>tebal</b>, tulisan <i>miring</i>dan tulisan <u>bergaris bawah</u>. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan <b><i>tebal dan miring</i></b>, tulisan <b><u>tebal dan bergaris bawah</u></b> atau tulisan <i><u>miring dan bergaris bawah</u></i>. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan <b><i><u>tebal, miring dan bergaris bawah</u></i></b>.</td></tr></tbody></table> <p>Bagaimana caranya? Bukalah <i>source code </i>dari dokumen tadi (tekan F5), kemudian tambahkan tag-tag berikut. Tag-tag tersebut adalah <B> untuk menebalkan (bold) tulisan, <I> untuk memiringkan (italic) tulisan dan <U> untuk menggaris-bawahi (underline) tulisan:</p> <table bgcolor="#ffffff" border="0" width="100%"> <tbody> <tr> <td width="100%"> <p style="MARGIN-BOTTOM: 0px; MARGIN-TOP: 0px"><font color="#000000" face="Courier New" size="2"><HTML></font></p> <p style="MARGIN-BOTTOM: 0px; MARGIN-TOP: 0px"><font color="#000000" face="Courier New" size="2"><HEAD></font></p> <p style="MARGIN-BOTTOM: 0px; MARGIN-TOP: 0px"><font color="#000000" face="Courier New" size="2"><TITLE>Tipe-tipe Teks

Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan tebal, tulisan miring dan tulisan bergaris bawah. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan tebal dan miring, tulisan tebal dan bergaris bawah atau tulisan miring dan bergaris bawah. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan tebal, miring dan bergaris bawah.

Setelah anda menambahkan semua tag-tag tersebut, simpan (Save) file source code itu kemudian lakukan Refresh pada dokumen web yang tampak pada program browser anda. Lihatlah hasil perubahannya! Andaikata ada yang tidak beres, coba perhatikan baik-baik penulisan tag-tag anda, mulai dari tag pembuka hingga jangan sampai ada yang salah tulis meskipun satu karakter. Misalnya: bila tag anda tulis maka browser tidak akan menampilkan tulisan apa-apa dalam dokumen anda. Kalau tidak percaya, cobalah menulis source code yang salah seperti itu, simpan (save) kemudian refresh dokumen anda dan lihatlah hasilnya!

Untuk lebih mempermantap keterampilan yang anda dapatkan dari latihan kedua ini, ada baiknya anda mencoba membuat dokumen HTML berikut ini. Buatlah dokumen dengan judul (titel): Pemantapan Tipe-tipe Teks, yang isinya adalah tulisan seperti berikut:

Karena file-file HTML sebenarnya adalah file-file ASCII biasa, maka anda dapat menggunakan editor-editor teks sederhana seperti WordStar (WS), Notepad, MS Write, dan lain-lain. Editor-editor teks tersebut dapat membimbing anda mempelajari kode-kode HTML secara luar dalam. Akan tetapi mungkin anda sedikit frustrasi karena harus mengetik semua kode HTML baris per baris yang dalam perkembangannya akan menjadi sangat rumit. Meski demikian, menggunakan teks editor untuk membuat halaman web adalah cara terbaik untuk benar-benar mengerti tentang struktur file HTML.

Bila anda sudah menyimpannya, bukalah dan lihatlah hasilnya dalam program browser.

BELAJAR BUAT BLOG

http://www.freewebs.com/buatsite/
ALAMATE

BESARAN, SATUAN DAN PENGUKURAN

A.     Besaran dan Satuan v   Pengukuran adalah kegiatan membandingkan besaran dengan satuan atau suatu cara untuk mengetahui besarnya...